Kegiatan
56 dilihat
Administrator
23 November 2025
MASYARAKAT KUDUS “MELEK HAM”? KEMENHAM RI & DPR RI KOMISI XIII AJAK WARGA KUATKAN BUDAYA SADAR HAM
KUDUS — Kesadaran masyarakat terkait Hak Asasi Manusia dinilai masih perlu diperkuat agar menjadi bagian dari praktik kehidupan sehari-hari. Menindaklanjuti hal tersebut, Kementerian Hak Asasi Manusia RI bersama DPR RI Komisi XIII menggelar Sosialisasi Implementasi P5HAM dengan tema “Wujudkan Masyarakat Sadar HAM” di Ulam Sari Resto Kudus, Minggu (23/11/2025).
Kegiatan ini dihadiri unsur tokoh masyarakat, perangkat desa, PKK, perwakilan kamtibmas, serta peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Kudus.
Hadir sebagai narasumber Anggota DPR RI Komisi XIII Jamaludin Malik, serta perwakilan Kementerian HAM yaitu Joko Wisudawanto selaku Analis Permasalahan HAM dari Kantor Wilayah Kementerian HAM Jawa Tengah Wilayah Kerja Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Nizul Mutok selaku Analis Pengaduan Masyarakat Kantor Wilayah Kemenham Jawa Tengah.
Dalam sambutannya, Joko Wisudawanto menyampaikan bahwa pemahaman HAM harus dibawa lebih dekat ke masyarakat agar tidak hanya menjadi wacana, tetapi menjadi dasar perilaku sosial.
“Hak Asasi Manusia bukan sekadar pasal dan aturan. HAM adalah nilai kehidupan yang harus dipahami dan dihidupi oleh semua warga negara,” ujarnya.
Sementara itu, Jamaludin Malik menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga legislatif untuk membangun budaya sadar HAM.
“Kalau masyarakat memahami hak dan kewajibannya, maka penyelesaian konflik sosial bisa lebih beradab. Edukasi HAM harus dilakukan terus menerus agar menjadi budaya, bukan hanya pengetahuan,” tegasnya.
Sesi diskusi berlangsung aktif dengan berbagai pertanyaan terkait mekanisme pengaduan HAM, isu kelompok rentan, dan penerapan prinsip keadilan dalam pelayanan publik.
Beberapa peserta mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan informasi yang jarang mereka dapatkan.
“Kami baru tahu ada jalur pelaporan resmi ke Kementerian HAM. Ini penting, karena banyak masyarakat bingung harus mengadu ke mana,” ujar salah satu peserta.
Menutup kegiatan, Jamaludin Malik menyampaikan harapan agar kegiatan serupa diperluas ke lebih banyak daerah.
“HAM bukan isu elit. HAM adalah milik semua warga negara. Kegiatan seperti ini harus terus ada agar masyarakat tidak hanya mengenal HAM, tetapi merasakannya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah memperluas implementasi P5HAM sebagai komitmen bersama untuk mendorong penghormatan, pelindungan, pemenuhan, pemajuan, dan penegakan HAM di tingkat daerah hingga nasional.