🕊️
Memuat Konten...
Berita
19 dilihat Muhammad Iqbal Anugerah T 16 March 2026

KemenHAM Koordinasi Komunitas Kagem, Dorong Kepatuhan HAM Berbasis Masyarakat

Sleman – Tim Pelayanan dan Kepatuhan Hak Asasi Manusia (PDK) Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Jawa Tengah wilayah kerja Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melaksanakan kegiatan koordinasi dan pengumpulan informasi terkait penilaian kepatuhan HAM pada komunitas masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Komunitas Kagem Jogja di Kabupaten Sleman, Jumat (13/3/2026).

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan kepatuhan HAM terhadap kelompok masyarakat dan komunitas yang memiliki kegiatan sosial kemasyarakatan, khususnya yang berkontribusi dalam pemenuhan hak anak di bidang pendidikan.

 

Ketua Tim Bidang Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kanwil KemenHAM Jateng Wilker DIY, Yusrin Nur Fitriyani, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman serta mendorong penerapan prinsip-prinsip HAM dalam aktivitas komunitas masyarakat.

 

“Melalui kegiatan ini kami ingin memperoleh gambaran mengenai aktivitas komunitas sekaligus memberikan penguatan pemahaman terkait prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia, sehingga kegiatan sosial yang dilakukan masyarakat juga selaras dengan nilai-nilai pemenuhan HAM,” ujar Yusrin.

 

Dalam kegiatan tersebut, Tim PDK melakukan wawancara serta pengumpulan informasi dengan Founder Komunitas Kagem Jogja, Susi, guna mengetahui latar belakang pembentukan komunitas, program kegiatan yang dilaksanakan, serta kontribusinya bagi masyarakat.

 

Komunitas Kagem Jogja diketahui telah berdiri sejak tahun 2012 dan berfokus pada kegiatan pendampingan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya siswa Sekolah Dasar (SD). Program pendampingan belajar tersebut dilaksanakan secara rutin setiap hari Selasa, Kamis, dan Minggu dengan melibatkan relawan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta.

 

Founder Komunitas Kagem Jogja, Susi, menyampaikan bahwa komunitas tersebut lahir dari kepedulian terhadap kondisi anak-anak di lingkungan sekitar yang membutuhkan ruang belajar dan aktivitas positif di luar jam sekolah.

 

“Awalnya kami melihat banyak anak-anak yang belum memiliki kegiatan yang dapat mendukung perkembangan belajar maupun aktivitas positif setelah pulang sekolah. Dari situ muncul inisiatif untuk membuat wadah pendampingan belajar sekaligus ruang interaksi sosial yang sehat bagi anak-anak,” ungkap Susi.

 

Selain memberikan bantuan belajar, Komunitas Kagem Jogja juga menanamkan nilai-nilai sosial dan kemanusiaan seperti kebersamaan, empati, kepedulian sosial, serta semangat saling membantu kepada para peserta didik maupun relawan.

 

Melalui kegiatan koordinasi ini, Tim PDK KemenHAM berharap inisiatif masyarakat seperti Komunitas Kagem Jogja dapat terus berkembang serta menjadi contoh praktik baik dalam mendukung pemenuhan hak anak, khususnya hak atas pendidikan dan pengembangan diri di lingkungan masyarakat.

Galeri Gambar