🕊️
Memuat Konten...
Berita
40 dilihat Muhammad Iqbal Anugerah T 05 February 2026

Kemenham DIY Matangkan Seleksi PPPK, Kakanwil Tekankan Integritas dan Pelayanan Berbasis P5HAM

Yogyakarta - Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Jawa Tengah menggelar rapat panitia seleksi Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Kementerian HAM Tahun 2025 secara virtual melalui Zoom Meeting pada Kamis (5/2/2026). Rapat ini menjadi bagian dari upaya pemantapan kesiapan panitia menjelang pelaksanaan seleksi berbasis Computer Assisted Test (CAT).

 

Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah KemenHAM Jawa Tengah, Mustafa Beleng, dan diikuti oleh jajaran pimpinan, panitia seleksi, serta Kantor Wilayah KemenHAM Jawa Tengah Wilayah Kerja Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

Dari Wilker DIY, kegiatan diikuti oleh Ketua Tim Kerja Bagian Tata Usaha dan Umum, Raden Putra Hendarwan, bersama jajaran Bagian TU dan Umum. Dalam rapat tersebut, Raden Putra menyampaikan hasil koordinasi dengan BKN Yogyakarta terkait kesiapan lokasi, sarana prasarana, serta dukungan teknis pelaksanaan seleksi. Wilker DIY juga menyatakan kesiapan untuk melakukan revisi RAB serta menindaklanjuti pengajuan Surat Perintah dan SK Kepanitiaan.

 

Dalam arahannya, Mustafa Beleng menegaskan sejumlah pesan penting kepada seluruh panitia. Ia secara tegas mengingatkan agar panitia tidak menerima apa pun dari peserta seleksi dalam bentuk apa pun, serta menjunjung tinggi integritas dalam setiap tahapan pelaksanaan.

 

“Panitia harus menjaga integritas, bersikap ramah dan sopan, serta bekerja dengan penuh komitmen dan tanggung jawab,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, Kakanwil menekankan bahwa pelaksanaan seleksi PPPK harus mencerminkan nilai-nilai P5HAM, yaitu pemajuan, penghormatan, pemenuhan, dan pelindungan Hak Asasi Manusia. Nilai tersebut harus terimplementasi nyata dalam sikap dan pelayanan kepada seluruh peserta.

 

Ia juga mengingatkan pentingnya pelayanan yang inklusif, khususnya bagi peserta berkebutuhan khusus, kelompok rentan, dan penyandang disabilitas, dengan memberikan layanan prima tanpa diskriminasi.

 

Sebagai penutup arahannya, Mustafa Beleng mengajak seluruh panitia mengedepankan filosofi pelayanan Jawa “Gupuh, Lungguh, Suguh”, yakni sigap menyambut, sopan mempersilakan, dan ramah melayani peserta.

 

Melalui rapat ini, Kanwil KemenHAM Jawa Tengah bersama Wilker DIY menegaskan komitmen untuk menyelenggarakan seleksi PPPK HAM secara bersih, transparan, adil, profesional, dan berorientasi pada nilai-nilai HAM.

Galeri Gambar